Pelatihan Pengolahan Sari Belimbing KKN Mapres 2014

REVISI JADWAL REMIDI SEMESTER GANJIL 2013/2014
Februari 10, 2014
Workshop Pengelolaan Persuratan Berbasis Web
Februari 11, 2014

Pelatihan Pengolahan Sari Belimbing KKN Mapres 2014

kkn ftp

Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Berprestasi (KKN MAPRES) 2014 melaksanakan kegiatan Pelatihan Terpadu Pengembangan Usaha Pengolahan  Sari Buah Belimbing di balaidesa Argosuko –Poncokusumo,  Kabupaten Malang,  Senin (10/02) kemarin.

Dalam sambutannya diawal acara, Laurentius Adolf sebagai perwakilan mahasiswa menyampaikan terimakasih atas sambutan baik masyarakat terhadap mahasiswa selama KKN berlangsung. Adolf juga menyampaikan harapannya semoga dengan pembaruan teknik pengolahan,  dapat menghasilkan produk sari Belimbing yang lebih berkualitas.

“Harapan kami, dengan produk yang lebih berkualitas, pasar akan makin menerima dengan baik sehingga mampu meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat Argosuko,” jelas Adolf yang mahasiswa THP 2011 ini.

Selanjutnya Staff PSIK FTP, Elisa Rachmaliansari, SE selaku perwakilan FTP menyampaikan, Kegiatan KKN Mapres merupakan program dari sub.bag. Kemahasiswaan dibawah naungan Pembantu Dekan III. Dimaksudkan sebagai media  mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperolehnya selama dibangku kuliah dan berkarya nyata dimasyarakat.

“Semua Program kerja yang ada di KKN Mapres termasuk pelatihan terpadu pengembangan pengolahan sari buah belimbing ini juga merupakan salah satu wujud kontribusi nyata civitas FTP kepada masyarakat luas,” jelasnya.

Sementara dalam sambutannya kepala desa Argosuko, Ruslan MS. menyampaikan, “Terimakasih dan selamat datang untuk adik adik peserta KKN dari FTP UB, semoga dengan sharing ilmu dari adik adik dapat makin memperkaya wawasan penduduk dan memberikan inovasi bagi produk sari  Belimbing yang selama ini sudah kami rintis. “ ujarnya.

“Kami berharap dengan inovasi teknik pengolahan ini dapat mempermudah usaha kami dalam pengurusan izin PIRT sehingga pasar makin baik dan omzet meningkat. “  lebih lanjut kepala desa menjelaskan harapannya dihadapan peserta workshop yang terdiri dari 30 kader penggerak  PKK.

Desa Argosuko sendiri memang telah lama dikenal sebagai sentra belimbing. Selama ini masyarakat memanfaatkan hasil belimbing yang melimpah itu dengan mengolahnya secara tradisional untuk dijadikan minuman sari buah.  Inovasi yang dilakukan oleh peserta KKN Mapres FTP UB ini adalah pada teknik pengolahan dan sterilisasi, pengemasan dan  strategi pemasaran. (dse/elr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian